EmitenNews.com - Karya Permata Inovasi Indonesia mengurangi timbunan saham Diamond Citra (DADA). Sang pengendali itu, tertangkap basah mendivestasi 600 juta eksemplar. Pelaksanaan transaksi telah dituntaskan pada 7 Januari 2026. 

Transaksi penjualan terjadi dengan harga pelaksanaan Rp67 per lembar. Transaksi itu, dilakukan kala saham perseroan mendadak meroket. Dengan skema harga itu, Karya Permata mendulang dana taktis senilai Rp40,2 miliar. 

Dengan penuntasan transaksi itu, koleksi saham Diamond Citra dalam pangkuan Karya Permata menjadi tersisa 1,6 miliar eksemplar alias setara dengan 21,53 persen. Menciut 8,07 persen dari episode sebelum transaksi dengan tabulasi 2,2 miliar saham atau 29,60 persen. 

Per 31 Desember 2025, pemegang saham Diamond Citra meliputi Karya Permata 2,2 miliar helai alias 29,6 persen, Tjandra Tjokrodiponto 35 juta saham setara 0,47 persen, dan publik 5,19 miliar lembar atau 69,93 persen. Saham free float 5,16 miliar helai alias 69,81 persen. 

Per 31 Desember 2025, jumlah pemegang saham perseroan tercatat 79.123 pihak. Melonjak 7,07 persen alias sebanyak 5.230 pihak dari periode November 2025 dengan tabulasi 73.893 pihak. 

Kemarin saham Diamond Citra terdampar di level Rp53. Itu setelah mengalami koreksi 5 poin alias 8,62 persen dari Rp58. Sebelumnya, pada 7 Januari 2026, saham DADA sempat menghentak pasar mendadak terbang mendadak. (*)