EmitenNews.com—PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebagai salah satu perusahaan pemegang lisensi merek dagang brand luar negeri dan peritel produk gaya hidup terkemuka, mengatakan strategi omnichannel yang lebih besar akan menjadi kunci untuk memastikan kemampuannya tumbuh di era pasca pandemi.

 

"Setelah pandemi, orang-orang mulai kembali ke pusat perbelanjaan," kata Group Chief Executive Officer V P Sharma, seraya mencatat bahwa bisnis brick-and-mortar akan terus menjadi bagian dominan dari industri ritel Indonesia yang berkembang pesat.

 

Tercatat di Bursa Efek Indonesia, Mitra Adiperkasa memiliki portofolio yang terdiversifikasi yang mencakup department store, fashion, peralatan olahraga, makanan dan minuman, supermarket, dan produk gaya hidup. Menurut situs resminya, perusahaan yang berbasis di Jakarta ini memiliki lebih dari 25.000 karyawan, 2.400 toko ritel, portofolio lebih dari 150 merek, dan hadir di 79 kota di seluruh negeri.

 

"Kami ingin membuka lebih dari 400 toko ritel baru hingga akhir tahun ini. Kami yakin kami mencapai sasaran tersebut, "kata Sharma, Senin (22/8).


Seperti banyak bisnis lain baik besar maupun kecil, Mitra Adiperkasa melihat lonjakan tajam bisnis dari penjualan online dalam 2 tahun terakhir karena pandemi Covid-19 ketika banyak orang terkurung di rumah selama berbulan-bulan.

 

Dari kontribusi 1,9 persen terhadap total penjualan pada 2019, komponen penjualan digital melonjak menjadi 10,9 persen pada 2020 dan 13 persen pada akhir tahun lalu. Dalam 3 bulan pertama tahun 2022, penjualan online mencapai 10,3 persen dari total volume, sebesar 580 miliar rupiah (USD53,8 juta).

 

Rencananya perseroan akan terus mempertahankan kontribusi dua digit dari platform penjualan online selama beberapa tahun ke depan, kata Sharma, sekaligus menambahkan bahwa perusahaan akan terus berinvestasi di ruang e-commerce. Dia mengungkapkan ada anggaran 1,3 triliun rupiah untuk belanja modal keseluruhan untuk seluruh 2022, dan sekitar 30 persen dari jumlah tersebut dihabiskan untuk paruh pertama tahun ini.

 

"Kami sedang dalam proses mengembangkan aplikasi super yang akan mengintegrasikan semua merek, toko offline, belanja online, pembayaran elektronik, loyalitas pelanggan, dan fungsi obrolan layanan pelanggan. Super-app ini diharapkan bisa diluncurkan pada akhir tahun ini," ujarnya.

 

Ke depan, Sharma mengatakan Mitra Adiperkasa akan berhati-hati melanjutkan strategi ekspansi bisnisnya, dengan rencana pertumbuhan yang berfokus pada transformasi digital, menyatukan opsi pembelian ritel, meluncurkan merek regional, dan melanjutkan kemitraan dengan merek-mereknya.