EmitenNews.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) resmi merombak jajaran direksi usai mengantongi persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar di Grha Pertamina, Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Melalui rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penunjukan Ahmad Yani sebagai Direktur Utama PGEO menggantikan Julfi Hadi. Pengangkatan tersebut efektif berlaku sejak 20 Januari 2026.

Seiring dengan pergeseran posisi tersebut, kursi Direktur Operasi kini diisi oleh Andi Joko Nugroho, yang menggantikan Ahmad Yani. Penunjukan Andi Joko Nugroho juga efektif per 20 Januari 2026.

Sementara itu, dua anggota direksi lainnya tetap dipertahankan. Edwil Suzandi masih menjabat sebagai direktur sejak pengangkatannya pada 28 Mei 2024, sedangkan Yurizki Rio Simbara tetap menjalankan perannya sejak ditunjuk pada 12 Februari 2024.

Manajemen menegaskan, tidak terdapat perubahan pada susunan Dewan Komisaris. Gigih Udi Atmo tetap menjabat sebagai Komisaris Utama, didampingi John Eusebius Iwan Anis dan Abdulla Zayed sebagai Komisaris. Posisi Komisaris Independen juga tetap dipegang oleh Abdul Musawir Yahya dan Mohammad Firmansyah.