EmitenNews.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) atau PGN menyampaikan bahwa mengalami kondisi Force Majeure dalam pelaksanaan master LNG Sale and Purchase Agreement dan Confirmation Notice (CN) antara perseroan selaku penjual dengan Gunvor Singapore Pte Ltd selaku pembeli.
Hal itu dikatakan Corporate Secretary PGN Rachmat Hutama, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Kamis (9/11).
Rachmat menuturkan bahwa pada 3 November 2023, Perseroan telah menyampaikan pemberitahuan Force Majeure kepada Pembeli terkait pelaksanaan Confirmation Notice.
"Perseroan memperkirakan kondisi Force Majeur tersebut tidak kurang dari beberapa bulan pada 2024," kata Rachmat.
Namun demikian Rachmat menegaskan, pada saat pelaporan ini, belum terdapat dampak atas kejadian informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, dan kondisi keuangan Perseroan.
Related News
Jelang Beku, Broker Boy Thohir (TRIM) Buang 105,76 Juta Lembar
Bank CT (MEGA) Tabur Saham Bonus Rp5,87 Triliun, Simak Jadwalnya
Sikat Penambang Liar, BRMS Gandeng Aparat Keamanan
Buyback Berakhir, CNMA Habiskan Anggaran Rp231,72 Miliar
Profit Taking, Triputra Divestasi Jutaan Saham AADI
RLCO Rambah Sektor Perikanan!





