EmitenNews.com - Prajogo Pangestu menambah timbunan saham Barito Renewables Energy (BREN). Sang pengendali itu, tertangkap basa memborong Borong 1.330.000 helai alias 1,33 juta lembar. Transaksi 10 kali serentak dituntaskan pada 13 Januari 2026.

Transaksi akumulasi tersebut dilakukan dengan kisaran harga Rp8.800-9.025 per eksemplar. Menyusul skema harga tersebut, orang terkaya dari Sabang-Merauke tersebut cukup merogoh dana sekitar Rp11,86 miliar. Rincian transaksi bos besar perseroan tersebut sebagai berikut.

Pertama, Prajogo menyerap 47.400 saham Rp8.850 per lembar sebesar Rp419,49 juta. Lalu, menyerok 68.800 saham Rp8.875 per helai senilai Rp610,60 juta. Kemudian, menjala 360.500 saham Rp8.900 per lembar sejumlah Rp3,2 miliar. 

Selanjutnya, mengemas 28.700 helai pada harga Rp8.925 per saham senilai Rp256,1 juta. Kemudian, menyerok 43.200 lembar dengan harga Rp8.825 sejumlah Rp381,24 juta. Berikutnya, mengemas 109.700 helai pada Rp8.975 per lembar sebesar Rp984,55 juta.

Prajogo lalu menyerap 394 ribu lembar pada Rp9 ribu per helai Rp3,54 miliar. Kemudian, membeli 49.200 saham Rp9.025 per helai Rp444,03 juta. Lalu, menyerok 125.100 lembar Rp8.800 sejumlah Rp1,1 miliar. Dan, terakhir mengemas 103.400 saham Rp8.950 senilai Rp925,43 juta.

Efek transaksi itu, koleksi saham Barito Energy dalam pangkuan Prajogo menjadi 139,78 juta helai alias 0,104 persen. Bertambah tipis dari periode sebelum transaksi dengan donasi 138,45 juta eksemplar setara dengan 0,104 persen. 

Menyusul aksi itu, saham perseroan langsung melambug signifikan. Melesat 200 poin alias 2,22 persen menjadi Rp9.200 per lembar dari sesi pembukaan di k?saran Rp9.000 per eksemplar. Apakah lonjakan saham penghuni Indeks MSCI tersebut bakal berlanjut? (*)