EmitenNews.com - PT Bank Aladin Syariah (BANK) akan menggeber private placement Rp1,19 triliun. Itu dengan menjajakan 850 juta lembar pada harga pelaksanaan Rp1.400 per eksemplar. Pengeluaran saham baru itu dibekali nilai nominal Rp100.


Seluruh saham baru itu, akan diambil bagian oleh PT BNC Technologies Ventures. Harga pelaksanaan private placement telah ditentukan sesuai ketentuan perundang-undangan di pasar modal, yaitu Peraturan Nomor I-A tentang pencatatan saham, dan efek bersifat ekuitas selain saham.


Setelah pelaksanaan private placement, jumlah modal saham ditempatkan dan modal disetor perseroan akan menjadi 14.655.617.601 saham. Melesat dari sebelum transaksi dengan donasi sebanyak 13.805.617.601 lembar.


Pelaksanaan private placement dijadwal pada 28 Desember 2022. Lalu, tanggal pencatatan saham hasil private placement pada 29 Desember 2022. Dan, pemberitahuan hasil pelaksanaan private placement pada 2 Januari 2023.


Aksi korporasi itu, digeber untuk meningkatkan kegiatan usaha perseroan. Di mana, perseroan merasa perlu untuk memperkuat struktur permodalan untuk pengembangan usaha. 


Per 30 Juni 2022, modal inti perseroan Rp2 triliun. Setelah private placement dua tahun mendatang, modal inti diproyeksi meningkat sekitar 220,02 persen atau Rp2,4 triliun menjadi Rp4,41 triliun.


Per 13 Juni 2022, struktur pemegang saham Bank Aladin Syariah meliputi PT Aladin Global 7,98 miliar lembar alias setara dengan 58,01 persen, dan masyarakat 5,78 miliar lembar atau dengan porsi 41,99 persen. (*)