EmitenNews.com - Anak usaha Delta Dunia Makmur (DOID) bakal menerbitkan obligasi USD500 juta. Surat utang global itu, dijajakan entitas usaha perseroan yaitu Bukit Makmur Mandiri Utama (BMMU). Obligasi akan jatuh tempo pada 2029 mendatang.


Obligasi tersebut dibekali tingkat suku bunga tetap akan dibayarkan kepada pemegang surat utang maksimal 12 persen per tahun. Periode pembayaran bunga direncanakan dilakukan per 6 bulan. Sebagai suatu syarat penerbitan surat utang, Penerbit akan menandatangani charge account atas debt service accrual atas nama penerbit yang diatur berdasar hukum Republik Singapura pada atau sekitar tanggal Indenture.


Obligasi itu, akan dijamin tanpa syarat (unconditionally) dan tanpa dapat ditarik kembali (irrevocably) dengan Jaminan perusahaan yang diberikan anak perusahaan penjamin. Di mana, nilai jaminan maksimal 100 persen nilai kewajiban pembayaran penerbit berdasar surat utang yang akan diterbitkan, mencakup jumlah pokok, dan bunga timbul, dan harus dibayarkan berdasar surat utang.


Dana hasil obligasi untuk membayar utang kepada kreditur, termasuk kewajiban keuangan berdasar surat utang sebesar USD400 juta dengan bunga 7,75 persen per tahun yang telah diterbitkan sebelumnya pada 2021, dan akan jatuh tempo pada 2026. Sisanya, untuk akuisisi aset atau saham suatu perusahaan, dan tambahan modal kerja. 


Nah, memuluskan rencana itu, perseroan akan meminta restu investor dalam rapat umum pemegang saham luar biasa. Rapat akan digelar hari ini, Kamis, 8 Juni 2023 pukul 14.00 WIB di Gedung Pacific Century Place, Function Room A-B, SCBD Lot 10, Sudirman, Jakarta. Peserta berhak hadir harus tercatat sebagai pemegang saham pada 16 Mei 2023 pukul 16.00 WIB. (*)