Rp6 Triliun Hilang Karena Scam-Fraud, OJK Perkuat Literasi Keuangan
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi. Dok. Investor Daily.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa TPAKD penting. Pasalnya, inklusi keuangan merupakan indikator kunci untuk stabilitas ekonomi makro dan merupakan bagian dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Inklusi keuangan ini juga menjadi perhatian Perserikatan Bangsa Bangsa. Dan ini ada Komite untuk Financial Inclusive yang dipimpin oleh Ratu Maxima, dan kebetulan Presiden Prabowo Subianto baru dari Belanda, dan pada saat pembicaraan yang juga terangkat isu financial inclusion,” ujar Airlangga Hartarto. ***
Related News
Pasar Modal RI Sukses Galang Modal Rp274,8T bagi Korporasi di 2025
OJK dan BEI Ungkap Fakta Kekuatan Baru Investor Ritel
Utang Pinjol Masyarakat Capai Rp94,85 Triliun, Ini Yang Dilakoni OJK
Sanksi OJK, 175 Peringatan Tertulis Pada 144 Perusahaan Jasa Keuangan
OJK Nilai Kinerja Industri Tetap Stabil Meski Ada 7 BPR-BPRS Ditutup
Jelang Regenerasi Direksi BEI, OJK Wanti-Wanti Pesan Ini





