Rugi Menipis, Kuartal I-2025 IBFN Defisit Rp1,61 Triliun
Pengurus Intan Baru Prana pada statu kesempatan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Intan Baru Prana (IBFN) per 31 Maret 2025 tekor Rp19,84 miliar. Menipis 14 persen dari episode sama tahun lalu minus Rp23,07 miliar. Laba kotor Rp7,17 miliar, melesat dari edisi sama tahun sebelumnya Rp1,12 miliar.
Pendapatan usaha Rp24,87 miliar, melejit 323,67 persen dari posisi sama tahun lalu Rp5,87 miliar. Itu meliputi penjualan Rp320,65 juta, melorot dari sebelumnya Rp1,11 miliar. Pendapatan jasa Rp24,55 miliar, meroket signifikan dari episode sama tahun lalu sebesar Rp4,76 miliar.
Beban pokok pendapatan Rp17,69 miliar, bengkak dari fase sama tahun sebelumnya Rp4,74 miliar. Beban umum dan administrasi Rp2,82 miliar, naik dari Rp1,96 miliar. Beban keuangan Rp9,94 miliar, menciut dari Rp10,01 miliar. Bagi hasil Rp4,17 miliar, mengalami perosotan dari Rp4,74 miliar.
Rugi selisih kurs mata uang asing Rp614,5 juta, melorot dari Rp1,27 miliar. Pendapatan bunga dan denda Rp119,61 juta, susut dari Rp301,3 juta. Keuntungan lain-lain Rp476,84 juta, menciut dari Rp1 miliar. Rugi sebelum pajak Rp9,78 miliar, turun dari Rp13,01 miliar. Beban pajak Rp10,06 miliar, naik dari Rp10,05 miliar.
Jumlah defisiensi modal Rp752,28 miliar, mengalami peningkatan dari akhir tahun lalu Rp732,43 miliar. Defisit Rp1,61 triliun, membengkak dari akhir 2024 sebesar Rp1,59 triliun. Total liabilitas Rp1,14 triliun, bengkak dari Rp1,13 triliun. Jumlah aset tercatat Rp395,83 miliar, menyusut dari akhir tahun lalu Rp403,59 miliar. (*)
Related News
RUPSLB LABS Setujui Perombakan Direksi, Raditia Nurcahya Mundur
Merdeka Gold Resources (EMAS) Dukung Penanganan Banjir di Pohuwato
Bencana Sumatera, Bank Mandiri-Kemenhan Bangun Lima Jembatan Bailey
Buyback BBCA Maret-Mei 2025, BCA Realisasikan Rp8.828,19 per Saham
Divestasi Berlanjut, Komut MEDS Dipastikan Masih Tetap Pegang Kendali
Direksi Hermina Serok Saham HEAL Rp15,64M, Kepemilikannya jadi Segini





