Sahamnya Mendadak Naik 24,5 Persen, Begini Jawaban Telefast (TFAS) ke BEI
:
0
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mempertanyakan PT Telefast Indonesia Tbk.(TFAS) terkait adanya lonjakan transaksi dan kenaikan harga sahamnya.
Pada perdagangan 30 Desember 2022, ada peningkatan harga dan aktivitas saham Perseroan, yakni harga saham TFAS ditutup meningkat sebesar Rp 980 atau 24,5% dari harga penutupan hari bursa sebelumnya pada Rp 4.000 menjadi Rp 4.980.
Kemudian, aktivitas transaksi meningkat menjadi sebanyak 431.500 saham dengan frekuensi 163 kali dibandingkan hari bursa sebelumnya sebanyak 157.100 saham dengan frekuensi 100 kali. Padahal, IHSG menurun sebesar -9,46 poin dan indeks sektoral Technology menurun sebesar -46,34 poin.
Manajemen PT Telefast Indonesia Tbk.(TFAS) mengaku bahwa pihaknya tidak mengetahui terkait volatilitas sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu disampaikan Corporate Secretary TFAS, Fuad Nugraha, dalam keterangannya yang disampaikan ke BEI Rabu (4/1/2023).
PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) sebagai pemegang saham utama belum memiliki rencana spesifik terkait dengan kepemilikan sahamnya di Perseroan. "Namun demikian, tidak tertutup kemungkinan MCAS dapat meningkatkan kepemilikan sahamnya pada Perseroan di kemudian hari mengingat besarnya potensi sinergi bisnis yang terjalin antara TFAS dan MCAS." jelas Fuad.
Related News
SONA Komitmen Bagi Dividen, Cum Date 24 Juni 2026
Hari ini, GOTO Mulai Buyback Rp3,5 Triliun via Ciptadana Sekuritas
GSMF Private Placement Rp106 per Lembar, Simak Jadwalnya
BSSR Jadwal Dividen Final USD70 Juta, Yield 11,17 Persen
ESSA Lima Tahun Beruntun Bagi Dividen, Kali ini Yield Sangat Seksi
Tahir Jual MPRO saat Harga Anjlok Dua Digit Ytd, Untung apa Buntung?





