Terimbas Ancaman Trump, Rupiah Pagi Ini Melemah 51 Poin Terhadap Dolar
Nilai tukar rupiah pada Selasa pagi ini melemah 51 poin atau 0,300 persen, dari penutupan sebelumnya di level Rp17.015 per dolar AS menjadi Rp17.066 per USD.(Foto: Dok)
EmitenNews.com - Nilai tukar rupiah pada Selasa pagi ini melemah 51 poin atau 0,300 persen, dari penutupan sebelumnya di level Rp17.015 per dolar AS menjadi Rp17.066 per dolar AS.
"Pelemahan rupiah terhadap dolar AS diperkirakan dipicu kekhawatiran terjadinya eskalasi perang di Timur Tengah setelah Presiden AS Donald Trump mengulangi ancamannya untuk mengebom pembangkit listrik dan jembatan Iran pada hari Selasa (7/4)," ulas Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong di Jakarta, Selasa.
Mengutip Sputnik, Trump memperingatkan Tehran bahwa militer AS dapat menghancurkan Iran sepenuhnya dalam "satu malam", dan itu mungkin terjadi paling cepat pada 7 April.
Pada 30 Maret, Trump mengatakan Washington akan "meledakkan dan melenyapkan sepenuhnya" semua pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan pabrik desalinasi Iran jika kesepakatan damai tidak tercapai dan Selat Hormuz tidak dibuka kembali.
Selanjutnya pada Minggu (5/4), Trump mengancam akan menjalankan operasi tersebut pada 7 April, kecuali Iran membuka kembali jalur perairan strategis tersebut.
Presiden AS itu menambahkan bahwa saat ini adalah periode kritis dan tindakan AS di masa depan akan bergantung pada respons Iran.(*)
Related News
Purbaya Sebut Dua Hambatan Yang Pengaruhi Iklim Investasi
Asosiasi Optimis Permintaan Perhiasan Emas Bakal Kembali Membaik
Kenaikan Harga Minyak Global Turut Tekan Rupiah
Harga Emas Antam Naik Rp19.000 Per Gram
Hingga Akhir Maret APBN Masih Solid
Merespon Harga Avtur, Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge 38 Persen





