EmitenNews.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), atau BTN meluncurkan KPR BTN Prioritas. Produk terbaru sebagai bagian dari upaya BTN terus meningkatkan marketshare pembiayaan perumahan ini, ditujukan bagi segmen nasabah prioritas dengan nilai lebih dari Rp750 juta.

 

“KPR BTN Prioritas dimaksudkan menjadi produk cross-selling untuk dapat meningkatkan number of account (NOA) dan volume of account (VOA) baik Funding maupun Lending dengan menyasar nasabah potensial BTN Prioritas,” ujar Direktur Consumer Bank BTN Hirwandi Gafar usai peluncuran KPR BTN Prioritas di Jakarta, Jumat (25/8/2023).

 

Peluncuran KPR BTN Prioritas ini merupakan upaya optimalisasi potensi pembiayaan perumahan terutama untuk segmen Emerging Affluent. Untuk meningkatkan realisasi segmen tersebut diperlukan penambahan channel pemasaran salah satunya nasabah prioritas. 

 

“Salah satu target pada segmen ticket size Rp750 juta merupakan Nasabah Prioritas Bank BTN. Hal ini merupakan salah satu bentuk layanan tambahan Bank BTN kepada nasabah prioritas dalam hal pemberian fasilitas kredit khususnya kredit kepemilikan rumah (KPR),” jelasnya.

 

KPR BTN Prioritas merupakan program baru Bank BTN untuk dapat memberikan layanan lebih kepada nasabah prioritas baik dari sisi funding maupun lending. Nasabah prioritas merupakan nasabah loyal bagi Bank BTN yang diberikan pelayanan prima dari segala segmen. 

 

Dengan suku bunga menarik mulai dari 2,99%, bebas biaya proses, bebas biaya appraisal serta tambahan diskon biaya provisi dan administrasi, Hirwandi optimistis KPR BTN Prioritas dapat memenuhi kebutuhan perumahan bagi nasabah prioritas.

 

Pertumbuhan KPR positif

Pertumbuhan KPR secara nasional menunjukkan angka yang positif dibandingkan dengan kredit lainnya di perbankan nasional. Sektor perumahan merupakan salah satu sektor yang bertahan dan bertumbuh positif sepanjang pandemi Covid-19. 

 

“Pertumbuhan ekonomi nasional juga beriringan dengan pertumbuhan harga rumah. Indeks harga rumah dari tahun ke tahun juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Berdasarkan hal tersebut, sektor perumahan tentunya menjadi salah satu investasi yang menjanjikan khususnya bagi nasabah priotitas,” paparnya.