Tunaikan Amanat Nasabah, Generali Salurkan Wakaf Manfaat Asuransi Jiwa Syariah
:
0
(Ki-ka): Ketua Dewan Pengawas Syariah untuk Generali Indonesia, Dr. H. Asep Supyadillah, M. Ag., Director Legal & Sharia Business Generali Indonesia, Arry B. Wibowo, General Manager Fundraising Wakaf Dompet Dhuafa, Bobby P. Manullang, Direktur Pengembangan Bisnis Rumah Sakit Griya Medika Tulang Bawang, Lampung, Erwin Muhtaruddin, SKM, M.Kes. dok. ist.
EmitenNews.com - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia), pada Selasa (20/12/2022) di Generali Tower, Jakarta, menyalurkan Wakaf Manfaat Asuransi Jiwa Syariah berupa mobil ambulans melalui Nazhir, Dompet Dhuafa. Hal ini merupakan kali pertama bagi Dompet Dhuafa menerima wakaf dalam bentuk ambulans dari Generali Indonesia yang nantinya akan disalurkan kepada Rumah Sakit Griya Medika, Tulang Bawang, Lampung.
Penyaluran wakaf manfaat asuransi ini merupakan komitmen Generali Indonesia untuk menunaikan amanah nasabah dalam berwakaf melalui produk asuransi jiwa syariah. Sesi seremonial penyerahan unit ambulance ini dihadiri Arry B. Wibowo selaku Director Legal & Sharia Business, Dr. H. Asep Supyadillah, M. Ag. selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah untuk Generali Indonesia, Bobby P. Manullang General Manager Fundraising Wakaf Dompet Dhuafa, dan Erwin Muhtaruddin, SKM, M.Kes Direktur Pengembangan Bisnis Rumah Sakit Griya Medika Tulang Bawang yang diselenggarakan pada hari ini (20/12) di Generali Tower, Jakarta.
Arry B. Wibowo mengaku merasa terhormat bisa menyalurkan amanah berwakaf dari almarhum nasabah yang nantinya bisa bermanfaat untuk banyak orang. Ini bukti nyata bahwa proteksi Asuransi Jiwa Syariah bisa bermanfaat tidak hanya untuk nasabah dan ahli waris, namun juga untuk umat dan terus menerus terhitung sebagai ibadah.
“Melalui badan nazhir terpercaya, Dompet Dhuafa, kami yakin unit ambulance ini bisa optimal penggunaannya sebagai bantuan gratis layanan pengobatan masyarakat,” katanya.
Wakaf Manfaat Asuransi merupakan sejumlah dana yang bersumber dari Dana Tabarru' atau kumpulan dana dari kontribusi peserta yang nantinya diserahkan kepada pihak yang ditunjuk untuk menerimanya. Wakaf manfaat asuransi merupakan fitur manfaat yang terdapat pada produk asuransi jiwa syariah.
Generali Indonesia telah menjalankan unit usaha syariah dan menghadirkan beragam produk asuransi jiwa syariah sejak tahun 2017 yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Pada kuartal 3 tahun 2022, pendapatan kontribusi tumbuh 28% (yoy) dengan pertumbuhan kontribusi dana tabarru sebesar 145% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tumbuhnya unit usaha syariah Generali ini juga sejalan dengan tumbuhnya perolehan pendapatan premi secara industri dari unit usaha syariah yang mencatatkan pertumbuhan 14,4% (yoy)1.
Saat sesi seremonial, Arry menambahkan, dengan masyarakat yang mayoritas muslim ditambah dengan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya asuransi dan saling berbagi, ini menjadi salah satu alasan mengapa unit usaha syariah Generali terus bertumbuh. Ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan nasabah yang telah mempercayakan proteksi dan niat berwakafnya kepada Generali Indonesia.
“Kami berharap penyaluran wakaf manfaat asuransi ini akan semakin membuka banyak mata bahwa niat berwakaf tidak harus dengan nominal besar, seperti bangunan atau tanah, namun juga bisa didapatkan dari produk Asuransi Syariah yang tentunya juga memberikan proteksi jiwa dan kesehatan,” katanya.
Di sisi lain, optimalisasi keuangan syariah khususnya wakaf memiliki peran penting untuk ekonomi berkelanjutan yang salah satunya berperan memperbaiki socio-economic masyarakat, khususnya untuk pemulihan pascapandemi Covid-19.
Dilansir dari Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kementerian Agama, bahwa potensi wakaf tunai di Indonesia mencapai Rp180 triliun per tahun, yang bisa disalurkan dalam bentuk wakaf uang.
Related News
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi





