EmitenNews.com - Pada perdagangan kemarin indeks bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup melemah. Dow Jones melemah 211 poin (0,58 persen) menjadi 35.931, S&P 500 turun 12 poin (0,26 persen) ke posisi 4.689, Nasdaq terkoreksi 52 poin (0,33 persen) pada level 15.922, dan EIDO menguat 0,08 poin (0,34 persen) ke level 23.66.


Koreksi itu, dipicu kekhawatiran investor terhadap lonjakan inflasi di tengah soliditas laporan keuangan emiten sektor ritel. Sementara itu, rencana Amazon tidak akan menerima pembayaran kartu kredit visa asal Inggris mulai tahun depan juga menjadi tambahan sentimen negatif pasar. 


Raksasa peritel Target pada kuartal ketiga tahun ini berhasil membukukan pendapatan USD25,65 miliar lebih baik dari ekspektasi USD24,78 miliar. Sejalan pencapaian itu, laba bersih per saham tercatat USD3,03, juga lebih baik dari ekspektasi USD2,83. Meski melaporkan kinerja solid namun harga saham Target terkoreksi 4,7 persen seiring pernyataan CEO kalau kenaikan biaya akan berdampak negatif terhadap kinerja perseroan ke depan.


Sementara itu, saham Visa terkoreksi 4,74 persen setelah Amazon mulai tahun depan tidak akan menerima pembayaran menggunakan kartu kredit visa terbitan Inggris sebagai buntut kenaikan biaya transaksi pembelian barang dilakukan antara Inggris, dan Uni Eropa. Mastercard juga melakukan hal serupa terkoreksi 2,8 persen. 


Mino, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas menyebut koreksi indeks bursa saham AS Wall Street seiring kekhawatiran investor akan dampak negatif dari lonjakan inflasi akan menjadi sentimen negatif pasar. Sementara itu, ekspektasi Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan kebijakan suku bunga di level 3,50 persen.


Lalu, lonjakan sejumlah harga komoditas diprediksi menjadi sentimen positif indeks harga saham gabungan (IHSG). Indeks diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support level 6.635, dan resistance level 6.715. Sejumlah saham laik beli antara lain BBCA support Rp7.500, resisten Rp7.650, PTPP support Rp1.235, resisten Rp1.265, ANTM support Rp2.330, resisten Rp2.380, dan JSMR support Rp4.130, resisten Rp4.210. (*)