EmitenNews.com - Perdagangan pasar saham Indonesia hari ini berpeluang untuk meneruskan proses kenaikan yang ditopang oleh berlanjutnya aliran modal ke bursa ekuitas domestik. "Perkembangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga saat ini masih menunjukkan potensi penguatan yang cukup besar," kata analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, di Jakarta, Rabu (10/7). Menurutnya, berlanjutnya aliran modal masuk menjadi sentimen positif bagi IHSG untuk melanjutkan tren kenaikan. " Capital inflow secara year-to-date pada 2019 masih di atas Rp50 triliun. Hal ini tentunya merupakan salah satu penopang kenaikan IHSG ," tuturnya. Selain itu, lanjut William, potensi kenaikan lanjutan pada laju IHSG juga ditopang oleh katalis positif terkait stabilitas fundamental ekonomi di dalam negeri. "Hari ini IHSG berpotensi menguat," kata dia. Lebih jauh William menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 6.302, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.488. Adanya peluang kenaikan pada laju IHSG hari ini, William merekomendasikan sepuluh saham yang bisa dimainkan pelaku pasar, yakni: 1. PT Astra International Tbk (ASII) 2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 3. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 4. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) 5. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) 6. PT WIjaya Karya Tbk (WIKA) 7. PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) 8. PT XL Axiata Tbk (EXCL) 9. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) 10. PT Bank Jatim Tbk (BJTM). (Romys)
Related News
PDB 5 Persen Tapi Konsumsi Lesu: Ritel Kabur dari MAPI, Lari Ke Mana?
Manuver INET Masuki Bisnis Data Center: Ambisius atau Realistis?
IHSG Tembus ke 8.000 Lagi, Apa yang Terjadi Pasca Rating Moody's?
Di Balik Rating Moody’s, BBTN jadi yang Terburuk di Antara Big Banks?
Biaya Mahal Ketidakpastian: Sisi Gelap Ekonomi 5 Persen Indonesia
Meramal Nasib Pasar Modal Indonesia: Jadi Kayak Korsel atau Pakistan?





