EmitenNews.com - Sebagai upaya untuk memberikan informasi tentang investasi yang legal dan aman serta informasi berbagai produk investasi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta 9 perusahaan efek, menandatangani pencanangan literasi dan inklusi pasar modal.


Acara ini diselenggarakan, Senin (19/6/2023) bersama dengan 1.000 anggota Aisyiyah Jawa Timur, 1.000 Karyawan BUMD PDAM Jawa Timur, 5.000 santri dan pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur, serta 1.000 anggota komunitas disabilitas di Jawa Timur.


“Melalui Program Literasi yang dilakukan, diharapkan masyarakat Provinsi Jawa Timur lebih mengenal dan memanfaatkan pasar modal untuk meningkatkan kesejahteraan serta ketahanan ekonomi di daerahnya," ujar Direktur BEI Jeffrey Hendrik.


Selain itu, edukasi ini juga bentuk komitmen BEI untuk memerangi investasi ilegal atau bodong, dan modus-modus penipuan investasi lainnya yang sangat marak terjadi belakangan ini


Sejalan dengan upaya untuk memberikan literasi pasar modal kepada semua kalangan masyarakat termasuk disabilitas, dilakukan pula peluncuran Investment Inclusive for Disability (Investability) atau Investasi Inklusif untuk Disabilitas. Investability ini merupakan bentuk inovasi dari Galeri Investasi (GI) BEI HIPMI Kota Malang, yaitu video pembelajaran tentang pasar modal untuk disabilitas tuli dengan menciptakan bahasa isyarat baru tentang pasar modal.


Inovasi ini juga merupakan kerja sama dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Malang. Inovasi ini diharapkan dapat membantu para disabilitas tuli untuk lebih mudah memahami investasi di pasar modal.


Melalui program literasi dan inklusi pasar modal ini yang didukung oleh sinergi sekaligus kolaborasi antara berbagai pihak di Indonesia, khususnya Jawa Timur, BEI berharap masyarakat dapat lebih mengenal dan memanfaatkan pasar modal untuk meningkatkan kesejahteraan serta ketahanan ekonomi masyarakat. Selain itu, program ini juga sebagai upaya dalam memberantas investasi ilegal serta berbagai modus penipuan investasi lainnya yang marak terjadi.


“Kami berusaha untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menggencarkan program-progam edukasi ke masyarakat”, ujar Direktur Utama BEI Iman Rachman.(*)