BEI Sebut Emiten Bank Dato Sri Tahir (MAYA) Belum Tunaikan Kewajiban Transaksi Afiliasi
:
0
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) belum menghapus tato atau notasi G pada ujung kode perdagangan saham PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA). Pasalnya emiten bank milik Dato Sri Tahir itu belum membenahi transaksi terafiliasinya.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menegaskan, penghapusan notasi G pada MAYA akan dilakukan setelah emiten itu menyelesaikan kewajibannya terkait transaksi afiliasi yang telah dilakukan.
“Kapan diangkat lagi Notasi G, pada saat mereka (MAYA) telah membuktikan penyebab kena notasi itu sudah tidak ada lagi,” jelas Nyoman usai pencatatan saham ACRO dan MANG di Gedung BEI, Kamis (11/1/2024).
Nyoman menyampaikan manajemen MAYA tengah berupaya mengikuti peraturan regulator pasar modal terkait transaksi afiliasi. “Kami akan follow up. Nanti akan ditentukan hasil peninjuan itu sudah cukup atau tidak untuk menghilangkan notasi khusus G,” jelasnya.
Nyoman melanjutkan regulator juga ingin memastikan pelanggaran yang dilakukan MAYA tidak menganggu proses right issue yang tengah berjalan. “Kami akan lihat substansi masalahnya dulu.Kalau kami memandang masalahnya mempengaruhi maka proses right isuenya juga harus menunggu penyelesaiannya,” jelas Nyoman.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan(OJK) telah melayangkan peringatan tertulis kepada PT Bank Mayapada Internasional Tbk (IDX:MAYA) karena melanggar peraturan peraturan pasar modal kategori sedang.
Hal itu terungkap setelah regulator bursa menyematkan notasi khusus G pada ujung kode emiten bank milik Dato Sri Tahir itu yang terpantau sejak perdagangan hari ini, Kamis(4/1/2024).
Related News
Dari Rp50 ke Rp1, BEI Lakukan Uji Coba Penurunan Batas Harga Saham
Jelang Resmi Didepak BEI pada 10 November, 18 Emiten Ini Disanksi SP1
Jelang Aksi 27 Agustus, OJK Masih Dalami Penundaan Rekening Botok Pati
Termasuk PT Pos Indonesia, Tiga Perusahaan Tercatat Disanksi SP1 BEI
Evaluasi Papan Pengembangan BEI: GOTO Top Tier & 15 Saham Baru Masuk
Evaluasi Papan Akselerasi BEI: 3 Saham Masuk, MGLV–PACK Rajai Indeks





