Berawal dari Mimpi, KDTN dan Swiss-Belhotel Milik Pandu Sjahrir Siap Bangun 30 Hotel Baru
:
0
Xaverius Nursalim Presiden Direktur PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN)
EmitenNews.com—Emiten perhotelan PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) yang lebih dikenal dengan brand hotel Kedaton 8 Hotel, secara resmi menggandeng hotel kenamaan berstandar internasional, yaitu Swiss-Belhotel International untuk melancarkan ekspansi bisnisnya dalam membangun hotel-hotel baru di rest area tol.
KDTN dalam ekspansi ini akan menggelontorkan dana investasi senilai Rp7-8 miliar untuk setiap pembangunan hotel. Opex per hotel sekitar Rp300 juta per hotel sampai hotel ini bisa membukukan laba sebagai modal kerja.
Kerjasama dengan kedaton untuk pembangunan dan ekspansi hotel kedaton swiss bell express di rest area tol cipali, swissbell akan menjadi operator pelaksana dalam segala operasional penuh berstandar hotel swiss bell, sedangkan untuk biaya investasi dan perizinan tetap akan ditanggung oleh KDTN.
Xaverius Nursalim CEO KDTN mengatakan. Berawal dari mimpi, KDTN ini akan mendedikasikan hotel ini akan membuat bisnis hotel jalan tol ini untuk mencari partner, dengan bertemu beberapa teman namun pilihan jatuh pada swiss bell hotel.
Walaupun swiss bell bukan yang terbesar di kawasan Indonesia, tapi Swiss Belhotel cukup detail dan punya fleksibilitas yang tepat, dengan adanya visi dan misi yang sama untuk menegmbangkan bisnis hotel di tol ini menjadi bisnis yang besar dan baik.
"Karena banyak hotel besar yang ada saat ini memulainya dengan bisnis hotel di tol," kata Xavier Nursalim kepada media, Rabu (30/11/2022).
Target kita 10 ribu kendaraan yang melintasi jalan tol bisa menjadi tamu kita, dan memiliki target hotel sebanyak-banyaknya. Kerjasama antara Swiss Bell dan KDTN akan segera mungkin dieksekusi dengan detail perjanjian yang jelas, KM19 tol cipali akan menjadi yang pertama antara KDTN dan Swiss Bell, tahun 2023 akan ada 3 hotel.
Pada Hotel Swiss Bell Express nanti yang ada di KM164 dan KM166, kedua belah pihak sepakat dengan pengembangan lounge yang luasnya sekitar 400 meter dengan fasilitas bermain anak, ruang istirahat, menyediakan berbagai makanan bagai member beberapa perbankan.
Ingin dipresentasikan ke pengendara adanya sarana yang nyaman yang nikmat untuk perjalan jauh, ini yang menjadi dorongan kita untuk membangun hotel di tol. Dalam paparan itu disebutkan bahwa kedepannya akan ada 30 hotel hasil kerjasama kedua perusahaan perhotelan ini.
Menyajikan kepada pelanggan agar mereka betah, ini bukan hanya menjadi hotel transit tapi menjadi hotel tujuan, hotel 164 dan 166 persis ada di tepian sawah, mungkin bagi orang-orang Jakarta ini pemandangan yang istimewa dengan udara yang sejuk dengan nama swiss bell express.
Related News
Perkuat Dominasi Semen Hijau, SMGR Borong 5 Sertifikat Platinum
GOTO Raih Laba Rp171M di Q1-2026, Perolehan Pertama dalam Sejarah
Jaya Property (JRPT) Anggarkan Rp100 Miliar untuk Buyback Saham
Bukan dari Operasional, Laba Q1-2026 RDTX Ngebul Berkat Investasi
Perkuat Bisnis, Anak Usaha MARK Caplok AGM Rp9,99 Miliar
Laba Bersih Citra Borneo Utama (CBUT) Naik 11,5 Persen di Q1-2026





