IHSG Ditutup Anjlok 1,04% ke Level 8.152, Ini Saham Pemicunya
:
0
Lantai perdagangan saham di BEI
EmitenNews.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (22/10) di zona merah dengan penurunan 85,53 poin atau 1,04% ke level 8.152,55.
IHSG bergerak dari batas atas di level 8.261 hingga batas bawah pada level 8.141 setelah dibuka pada level 8.238.
Tercatat tujuh dari sebelas indeks sektoral melemah, sementara empat sektor lainnya mampu bertahan di zona hijau.
Sektor barang baku menjadi penekan utama pasar dengan pelemahan 2,72%, disusul teknologi yang turun 2,66%, dan kesehatan yang terkoreksi 1,56%.
Sebaliknya, sektor properti justru mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3%, diikuti perindustrian yang naik 1,76%, serta barang konsumen non-siklikal yang menguat 1,53%.
Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume saham yang ditransaksikan mencapai 29,22 miliar lembar dengan nilai perdagangan Rp22,69 triliun. Sebanyak 321 saham menguat, 349 saham melemah, dan 139 saham stagnan.
Beberapa saham yang mencatat kenaikan signifikan antara lain PGUN yang naik Rp2.500 ke Rp15.025 per saham, RISE meningkat Rp1.450 ke Rp8.750, dan ADES menguat Rp800 ke Rp14.750 per saham.
Sementara itu, saham-saham yang melemah antara lain MLPT turun Rp5.300 ke Rp85.000, POLU terkoreksi Rp900 ke Rp25.100, dan DSSA melemah Rp800 ke Rp104.000 per saham.
Dari sisi frekuensi transaksi, saham BBCA menjadi yang teraktif dengan 103.999 kali transaksi senilai Rp23,31 triliun, disusul FUTR sebanyak 99.567 kali senilai Rp589 miliar, dan SMGA sebanyak 58.158 kali senilai Rp187 miliar.
Untuk kelompok LQ45, saham Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menjadi top losers dengan penurunan 4,74%, diikuti Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) turun 4,49%, dan Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 4,22%.
Related News
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi





