Industri Perfilman RI Cerah, Saham VERN Alami Oversubscribe 63,22 Kali
:
0
Ilustrasi aktivitas PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN). dok. Industry.
EmitenNews.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Ristek dan Teknologi mencatat saat ini jumlah penonton film lokal di Indonesia telah mencapai 60 juta orang. Angka tersebut diklaim, mengungguli akumulasi penonton film asing yang ada di Indonesia. Di tengah cerahnya prospek industri perfilman Indonesia itu, saham PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) mengalami oversubscribe 63,22 kali.
Melihat besarnya jumlah penonton film di Indonesia, Verona Indah Pictures mulai mengambil ancang-ancang untuk bisa menggarap sejumlah proyek perfilman di Indonesia di sepanjang tahun 2024. Dengan begitu, ke depannya perseroan mampu bersaing dengan produsen film lainnya.
Langkah perseroan untuk bisa menggalang dana di pasar modal melalui mekanisme pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO), bisa menjadi fundamental kokoh dalam bersaing dengan produsen film lainnya yang lebih dahulu terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Utama PT Verona Indah Pictures Tbk Pie Titin Suryani mengatakan bahwa dengan fundamental kinerja keuangan yang kuat serta cerahnya prospek bisnis perfilman di Indonesia membuat investor antusias terhadap saham perseroan. Hal ini ditandai dengan kelebihan permintaan atau oversubscribe pada saat bookbuilding.
“Kami mengapresiasi kepercayaan investor terhadap saham VERN, yang saat ini telah terjadi kelebihan permintaan atau oversubscribe sebanyak 63,22 kali,” katanya, Senin (7/10/2024).
VERN bakal melepas sahamnya sebanyak-banyaknya 1.121.650.000 atau 23,54% dari modal yang ditempatkan. Perseroan juga mematok harga penawaran umum Rp195 per lembar saham sehingga nilai keseluruhan IPO kali ini sebesar Rp218,72 miliar.
“Masa penawaran umumnya berlangsung pada 2-4 Oktober 2024 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Oktober 2024. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah UOB Kay Hian Sekuritas,” pungkasnya.
Pascamelantai di BEI perseroan akan langsung memproduksi lima judul layar lebar terbaru. Langkah ini merupakan upaya manajemen VERN dalam menghadapi persaingan industri kreatif perfilman nasional.
Bahkan, untuk merealisasikan hal tersebut perusahaan telah menggandeng sejumlah sineas film layar lebar yang siap bekerja sama dengan Verona Films dalam menghadirkan karya-karya film terbaiknya untuk penonton film Indonesia.
“Harapannya untuk dapat mengembangkan Verona Films sebagai bagian dari perkembangan film nasional yang saat ini tumbuh semakin baik” tutupnya.
Related News
Blue Bird (BIRD) Raup Pendapatan Rp1,45 Triliun Q1-2026, Cek Detailnya
ASII Kemas Laba Rp5,85 Triliun, Susut 15,58 Persen Kuartal I 2026
BBCA Mulai Eksekusi Buyback Saham, Segini Nilai Maksimumnya
Bukti GoPay Telah Jadi Mesin Pertumbuhan dan Laba GoTo, Cek Ya
Penjualan Q1-2026 HMSP Terpangkas Laba Malah Naik, Ini Pemicunya
Dividen Final Bank Mandiri (BMRI) Rp377 per Saham, Yield 8,4 Persen





