EmitenNews.com - PT Cisarua Mountain Dairy (CMRY) sepanjang semester pertama tahun ini mencatat penjualan bersih Rp3,13 triliun. Melejit 98 persen dari periode sama tahun lalu sejumlah Rp1,58 triliun. Efeknya, laba kotor terkumpul Rp1,35 triliun, melesat 80 persen dari edisi sama tahun lalu Rp757 miliar.


Sepanjang periode itu, Cimory mentabulasi laba bersih tahun berjalan sejumlah Rp581 miliar. Menanjak 59 persen daripada periode sama tahun lalu senilai Rp364 miliar. Laba per saham dasar Rp73,24, naik 59 persen dari edisi sama tahun lalu Rp45,94.


Laba operasi terakumulasi Rp697 miliar. Melambung 49 persen dari periode sama tahun lalu sekitar Rp465 miliar. EBITDA tercatat Rp744 miliar, meroket 49 persen dari periode sama tahun lalu Rp497 miliar. 


Total ekuitas Rp4,77 triliun. Melesat dari periode akhir 2021 sejumlah Rp4,69 triliun. Jumlah liabilitas Rp1,09 triliun. Menanjak 21 persen dari periode akhir 2021 senilai Rp906 miliar. Total aset Rp5,87 triliun, naik 5 persen dari edisi akhir 2021 sebesar Rp5,6 triliun. 


Lonjakan liabilitas tersebab peningkatan volume pembelian bahan baku dari pemasok. Lalu, adanya peningkatan utang dividen kepada pemegang saham. ”Selanjutnya, adanya peningkatan beban akrual promosi, iklan, dan entitas usaha untuk mendongkrak penjualan,” tulis Martua Parningotan Sihaloho, Direktur Keuangan Cisarua Mountain Dairy. (*)