OJK Akan Pertahankan Penutupan Kode Broker dan Domisili, Ini Alasannya
:
0
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa keuangan, Inarno Djajadi . (Foto: KOM)
EmitenNews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengisyaratkan akan mempertahankan kebijakan penutupan kode broker atau anggota bursa (AB) dan domisili investor pada on line trading selama jam perdagangan.
Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa keuangan, Inarno Djajadi usai pembukaan perdagangan awal tahun 2024 di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/1/).
“Itu rumor dari mana itu buka kode broker? enggak lah,” ujar Inarno.
Ia mengingatkan, hanya BEI yang pernah memberikan informasi kode broker dan domisili pada online trading perdagangan saham.
“Kenapa kita menghapuskan kode broker agar jangan sampai ada follower atau yang salah ngikutin hanya dari sekuritas ini, atau apa asing segala macam itu makanya kita tutup,” jelas dia.
Ia melanjutkan, pembukaan kode broker dan domisili telah menjadi pelajaran bagi perkembangan pasar modal.
“Apa iya kita mau balik lagi, kan nggak juga,” ujar dia.
Related News
Ada BBCA hingga ASII, BEI Umumkan 5 Saham Short Selling Bulan Oktober
Terapkan Insentif di Tengah BI Rate 5,75% BI Dorong Modal Masuk USD6M
Short Selling Eksklusif Berlaku 1 Oktober 2026 di Sekuritas MG & XC
BEI Sempurnakan Kriteria Papan Pantauan Khusus, Berlaku Mulai Hari Ini
Soal Demutualisasi, BEI Kaji Dua Skema Masuknya Pemegang Saham Baru
OJK Siap Buka Regulasi Investasi di Luar Negeri bagi Dana Pensiun





