Para Gubernur Datangi Menkeu, Ramai-ramai Tolak Potongan TKD
:
0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) berdialog dengan sejumlah gubernur di Kementerian Keuangan, Selasa (7/10/2025). Dok. Kemenkeu.
EmitenNews.com - Sejumlah gubernur ramai-ramai mendatangi Kementerian Keuangan. Sebanyak 18 gubernur dan perwakilan kepala daerah dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kantornya, Jakarta, Selasa (7/10/2025). Mereka memprotes pemangkasan belanja transfer daerah (TKD) karena dianggap membebani keuangan daerah.
Para gubernur mendatangi kantor Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta hari ini, Selasa (7/10/2025). Pertemuan turut membahas soal pemangkasan transfer ke daerah (TKD).
Salah satu perwakilan, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengatakan pertemuan itu menegaskan sikap para kepala daerah yang disebutnya tidak menyetujui pemotongan TKD 2026.
"Semuanya tidak setuju," ujar Sherly kepada wartawan di Gedung Pusat Kemenkeu usai pertemuan itu.
Gubernur Sherly mengaku pemangkasan TKD Itu akan membebani kerja sejumlah Pemda yang meliputi pembangunan infrastruktur seperti jembatan, hingga gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Pemangkasan TKD itu juga otomatis berdampak kepada pengurangan APBD pada kisaran 20-60%. Kondisi itu jelas berat, dan akan mengganggu pembangunan infrastruktur.
Sementara itu, kepada wartawan, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan para gubernur memprotes keputusan pemerintah yang memangkas belanja transfer daerah. Para gubernur menolak anggarannya dipotong.
Menkeu Purbaya merespon protes itu. Ia menilai permintaan itu merupakan hal yang wajar. Namun, mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu, tetap menggarisbawahi bahwa pemerintah mempertimbangkan kecukupan anggaran pendapatan dan belanja (APBN).
Terutama karena kondisi ekonomi dalam negeri sejak awal tahun masih terbilang cukup rendah. Karena itulah keputusan yang belakangan diprotes para kepala daerah itu, terpaksa dilakukan agar APBN tetap sehat.
Satu hal, Purbaya memastikan pemerintah akan mengutamakan optimalisasi belanja dan penerimaan negara. Dengan begitu perekonomian tetap bergerak.
Related News
Kereta Batal, KAI Kembalikan 100 Persen Harga Tiket, Ini Mekanismenya
Perkembangan Terbaru Kecelakaan Kereta di Bekasi, 6 Meninggal 80 Luka
371 Politikus Korupsi, KPK Nilai Perlu Perbaikan Kaderisasi Parpol
Kasus Air Keras Aktivis, Komnas HAM Ungkap Sejumlah Temuan Baru
Dari Pertemuan Seskab Teddy-Menaker, Ternyata Bahas Masalah Ini
Pekan Ini Ganjil Genap Jakarta Berlaku Hanya 4 Hari, Cek Penjelasannya





