Pengakuan Atas Pengabdian Suparno Djasmin, Lifetime Achievement dari APPI
:
0
Deputi Komisioner Pengawas Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bambang W. Budiawan didampingi Ketua Umum APPI, Suwandi Wiratno menyerahkan penghargaan Lifetime Achievement in Multifinance Industry kepada Direktur ASTRA sekaligus Director-In-Charge Astra Financial, Suparno Djasmin. dok. ist.
EmitenNews.com - Ini pengakuan atas pengabdian Suparno Djasmin selama ini. Direktur ASTRA sekaligus Director-In-Charge Astra Financial itu, mendapat penghargaan Lifetime Achievement in Multifinance Industry pada Pertemuan Anggota dan Apresiasi APPI. Penghargaan diserahkan dalam acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) di Ballroom The Raffles Hotel, Jakarta, Selasa (28/11/2023).
Dalam rangkaian acara gelaran Pertemuan Anggota dan Apresiasi APPI diawali sambutan Direktur APPI, Suwandi Wiratno dan keynote speech oleh Deputi Komisioner Pengawas Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bambang W. Budiawan.
Suparno Djasmin mendapatkan penghargaan Lifetime Achievement Award in Multifinance Industry dari APPI atas kesuksesannya dalam mengembangkan layanan pembiayaan dari Grup Astra melalui Astra Financial.
Suparno Djasmin atau akrab disapa Abong telah berkarier profesional di Astra selama 36 tahun. Ia mulai merintis dari bawah dan berkembang bersama Astra hingga menjadi salah satu Direktur ASTRA sekaligus Director-In-Charge Astra Financial yang memimpin 14 lembaga jasa keuangan yang bergerak di 9 industri keuangan.
Per September 2023, Astra Financial memiliki total aset mencapai Rp182,6 triliun dan melayani 27,7 juta pelanggan yang didukung oleh lebih dari 33.000 karyawan serta 912 jaringan di seluruh Indonesia.
Related News
IHSG Lanjut Melemah ke 7.072, Sektor-Sektor Ini Jadi Penekan Utama
Dibuka Hijau, IHSG Siang Tergelincir 0,15 Persen ke 7.096
Optimalkan Gas Domestik, Pemerintah Kaji Pemanfaatan CNG
Rp22,59 Triliun Fasilitas Pinjaman Perbankan Belum Dimanfaatkan
Naik Turun, IHSG Pagi Kembali Bergejolak di Level 7.000
Eskalasi Baru Selat Hormuz, IHSG Kembali Tertekan





