Penutupan Sesi I, IHSG Jadi Naik 0,68 Persen Namun Asing Masih Net Sell Rp306,9 Miliar
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan Sesi I akhirnya arah ke zona hijau naik naik 0,68 persen atau 39.554 poin ke level 5.866,422. Padahal pada pembukaan pada awal perdagangan sesi I, Senin (20/5) sempat anjlok lebih dari 1 persen. Tercatat 185 saham naik, 152 saham turun, dan 157 saham stagnan. Volume 8,8 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 3,74 triliun. Sementara investor asing masih melakukan penjualan (net sell) capai Rp 306,916 miliar Delapan indeks sektoral menopang penguatan IHSG. Sektor infrastruktur mengalami penguatan tertinggi mencapai 1,68%. Sedangkan dua sektor yang memerah yakni agrikultur (-0,61%) dan perdagangan (-0,22%). Sementara Saham-saham top gainers LQ45 antara lain; PT Medco Energi International Tbk (MEDC) naik 4,73% ke Rp 775, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 4,33% ke Rp 2.650, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL, anggota indeks Kompas100 ini) naik 4,27% ke Rp 342 Saham-saham top losers LQ45 yang masih terjadi penurunan yaitu, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 2,42% ke Rp 24.225, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA, ) turun 2,37% ke Rp 1.030 , PT Waskita Karya Tbk (WSKT) turun 1,75% ke Rp 1.685
Related News
Dikira Cuan Gede Berkat Lawson, Ternyata Alfamidi Untung Karena Ini!
Pasar Pulau Jawa Mulai Jenuh, Kok Bisa Laba Alfamart Naik 8,3 Persen?
Di Balik Laba Bersih USD127,2 Juta CDIA, Ini Tantangan Sebenarnya!
IHSG Melesat Rp25T: Kenapa Net Buy Asing Tipis & BBNI Anjlok?
Saham Big Banks Lain Terbang Puluhan Persen, Kok BBRI Merah Sendiri?
Proyeksi IHSG: Efek Perang Timur Tengah & Arah Dana Asing Pasca Libur





