Presiden Bicara Bursa Karbon, BEI: Studi Banding Sudah Dilakukan
:
0
EmitenNews.com—Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mempersiapkan pembentukan bursa karbon. BEI saat ini masih berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta sejumlah lembaga dan kementerian lainnya yang terlibat dalam penyelenggaraan bursa karbon.
"Untuk persiapan bursa karbon, BEI terus berkoordinasi dengan OJK dan lembaga serta kementerian terkait," kata Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik kepada wartawan pasar modal, Senin (16/1/2023).
Sayangnya, belum ada timeline mengenai rencana bursa karbon ini dan masih harus disesuaikan dengan OJK dan lembaga terkait, seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marinves).
Selain OJK, BEI berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta (KLHK).
Menurut Jeffrey, koordinasi tersebut membahas berbagai hal mulai dari peraturan hingga model bisnis. Adapun terkait jadwal dan tenggat waktu pelaksanaan bursa karbon akan disesuaikan dengan hasil koordinasi dengan OJK dan lembaga terkait.
Related News
Sempat Diundur BEI Kabarkan RUPSLB Dihelat 28 Oktober, Demutualisasi?
POJK Demutualisasi Terbit, BEI Ungkap Belum Ada Arahan Simulasi OJK
BEI Rombak Aturan ARA dan ARB Jadi Simetris, Mulai Tahun Depan
Hapus Stigma Saham Gocap, BEI Berlakukan Aturan Rp1 pada 28 September
OJK Terbitkan Payung Hukum Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
BEI Gembok Lagi Saham WIKA, Imbas Tunda Bayar Sukuk





