Realisasikan Dana IPO, KDTN Groundbreaking Hotel di Rest Area Tol Cipali Km 166 & Km 164
:
0
PT Puri Sentul Permai, Tbk – KDTN telah melaksanakan groundbreaking pembangunan Kedaton 8 Xpress Hotel & Lounge dengan lokasi Rest Area Tol Cikopo - Palimanan Km. 166 dan KM 164. Foto/Istimewa
EmitenNews.com—PT Puri Sentul Permai, Tbk (KDTN) yang telah resmi mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk Kedaton 8 Xpress Hotel & Lounge dengan lokasi Rest Area Tol Cikopo - Palimanan Km. 166 dan KM 164 yang mana pengelolaannya di bawah PT. Wirani Sons, mulai melaksanakan pembangunan hotel yang diawali dengan Ceremonial Groundbreaking pada hari ini, Selasa 13 Desember 2022.
Hotel dengan luas masing-masing 1.500 meter persegi ini dilengkapi dengan lounge, taman bermain untuk anak, fasilitas lainnya yang akan memanjakan para pengunjung dan ditargetkan rampung dalam 6 bulan kedepan agar secepatnya memberikan kontribusi revenue dan membuka lapangan kerja untuk masyarakat sekitar.
Direktur Puri Sentul Permai (KDTN) Aan Rohanah menyampaikan bahwa pihaknya tidak ingin berlama-lama menahan dana investasi yang berasal dari Public, untuk itu proyek pembangunan Kedaton 8 Xpress Hotel kM 166 & KM 164 Rest Area Cipali ini kita bangun cepat dengan target selesai dan bisa beroperasional pada akhir Juni 2023 untuk hotel di KM 166 dan Akhir Juli 2023 untuk hotel di KM 164.
Realisasi pembangunan Kedaton 8 Xpress Hotel Km. 166 ini merupakan bukti bahwa PT Puri Sentul Permai, Tbk konsisten di dalam pengembangan bisnis yang telah dituangkan sebelumnya pada Prospektus. Dalam pembangunan hotel Kedaton 8 Xpress di Rest Area Tol Cipali Km. 166 & KM 164 ini PT Puri Sentul Permai, Tbk menggandeng CV Usach Utama sebagai kontraktor pelaksana untuk membangun hotel. CV Usach Utama sendiri merupakan salah satu UMKM yang bergerak dibidang jasa kontraktor dan berdiri pada tahun 2019.
“Speed kerja dari team CV Usach Utama diharapkan mampu menyelesaikan project ini dengan cepat sesuai target sehingga Kedaton 8 Xpress Hotel Rest Area Tol Cipali ini bisa cepat beroperasional untuk mendatangkan revenue & profit setelahnya,” tambah Aan.
Related News
Blue Bird (BIRD) Raup Pendapatan Rp1,45 Triliun Q1-2026, Cek Detailnya
ASII Kemas Laba Rp5,85 Triliun, Susut 15,58 Persen Kuartal I 2026
BBCA Mulai Eksekusi Buyback Saham, Segini Nilai Maksimumnya
Bukti GoPay Telah Jadi Mesin Pertumbuhan dan Laba GoTo, Cek Ya
Penjualan Q1-2026 HMSP Terpangkas Laba Malah Naik, Ini Pemicunya
Dividen Final Bank Mandiri (BMRI) Rp377 per Saham, Yield 8,4 Persen





