Pada akhirnya, seruan serok saham mencerminkan niat baik untuk menjaga sentimen dan stabilitas pasar. Namun, tanpa pemahaman yang memadai terhadap kondisi investor ritel, seruan tersebut berpotensi kehilangan relevansi dan daya persuasi. Dalam konteks pasar yang semakin inklusif, mendengar pengalaman ritel sama pentingnya dengan menjaga optimisme makro. Pasar yang sehat bukan hanya pasar yang pulih secara angka, tetapi pasar yang memberi ruang bagi semua pelaku besar maupun kecil untuk bertahan, beradaptasi, dan tumbuh secara berkelanjutan.