Usai Ngebut ARA, Bursa Bekukan Tiga Saham Ini
Ilustrasi penguatan indeks harga saham.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham Teknologi Karya Digital Nusa (TRON), Panca Anugrah Wisesa (MGLV), dan Natura City Developments (CITY) dipPasar reguler dan pasar tunai.
Kepala Divisi Peraturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menyatakan suspensi diberlakukan untuk memberi waktu yang memadai kepada pelaku pasar dalam mempertimbangkan kembali keputusan investasinya atas saham terkait.
Suspensi atas TRON, MGLV, dan CITY ditetapkan efektif Selasa (9/12) dan diperkirakan durasi pemberhentian hingga satu hari, sebelum perdagangan kembali normal pada hari berikutnya.
Suspensi juga dilakukan setelah ketiga saham tersebut mencatat lonjakan harga secara kencang hingga dua di antaranya menyentuh batas auto rejection atas (ARA) di harga tertinggi harian.
Sehari sebelum suspensi, pada perdagangan Senin (8/12) tiga saham yakni, CITY, MGLV, dan TRONmkompak melonjak tajam hingga memicu perhatian bursa. CITY naik 25 persen ke Rp370, MGLV naik 9,94 persen ke Rp1.770, dan TRON melesat 17,61 persen ke Rp187.
CITY mencatat penguatan dalam sepekan sebesar 86,87 persen dari Rp198, dalam sebulan melesat 113,87 persen dari Rp173, dan sepanjang tahun naik 186,82 persen dari Rp129.
MGLV menunjukkan pola lebih ekstrem. Dalam sepekan naik 37,21 persen, sebulan melonjak 108,24 persen dari Rp850, dan dalam setahun meroket sekencang 2.169,23 persen dari Rp78.
TRON turut menorehkan reli tak biasa. Dalam sepekan Ia turut naik 110,11 persen dari Rp89, sebulan naik 152,70 persen dari Rp74, dan setahun meningkat 48,41 persen dari Rp126. (*)
Related News
Lima Saham Kompak Amblas Usai Lepas Suspensi
Trading Halt, IHSG Berlanjut Turun 10 Persen
BEI–KSEI Bakal Kerja Ekstra, Rombak Rumusan Data Investor Imbas MSCI
OJK dan SRO Simak! Ini Solusi Agar Efek MSCI Tak Berkepanjangan
BEI Merongrong Minta MSCI Terapkan Equal Treatment di Bursa Lain
BEI Waspada! Indonesia Terancam Turun Kelas Jadi Frontier Market





