EmitenNews.com - Saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel masih menjadi saham unggulan dari sejumlah sekuritas terutama di sektor menara. Uniknya, saham ini memiliki valuasi yang cenderung masih murah di antara kelompoknya (peers).
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Robertus Hardy mengatakan MTEL menjadi top picks karena pertumbuhan EBITDA semester I-2023 mencapai 16,7% YoY, lebih tinggi dari perusahaan lain, seperti PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
"Kami masih mempertahankan rekomendasi Overweight untuk sektor infrastruktur telekomunikasi dengan MTEL sebagai pilihan utama kami," tulis riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia, yang dipublikasikan belum lama ini. Mirae menetapkan target harga Rp890 untuk saham MTEL dan mencerminkan potensi kenaikan 17,88% dari harga saat ini.
Robertus menilai kinerja ini menunjukkan ketahanan bisnis MTEL di tengah konsolidasi industri telekomunikasi. Pertumbuhan EBITDA MTEL yang signifikan pada 6 bulan tahun ini didukung peningkatan jumlah penyewa sebesar 23,2% YoY (termasuk reseller), berbeda dengan TOWR yang turun 1,7% dan TBIG naik 2,8% YoY pada aspek ini.
“Kami juga menyukai MTEL karena net gearing-nya jauh lebih rendah, hanya 46,3% versus TOWR dan TBIG masing-masing 266,2% dan 227,3%.” Gearing ratio adalah rasio yang menunjukkan tingkat kewajiban finansial emiten terhadap ekuitasnya.
Related News
BTN Bukukan Laba Bersih Konsolidasi Rp2,51T, Melesat Hampir 40 Persen
Kembali Kurangi Porsi, Putrasakti Kini Hanya Kuasai 34,24% Saham KDTN
Jadi Preskom, Sandiaga Uno Lihat Ini Prospek Mutuagung Lestari (MUTU)
7 September BUMN Baja (KRAS) Ubah Pengurus, Ini Manajemen Sekarang
EMAS Belanja Alat & Mesin Senilai RMB1,02 Miliar dari Perusahaan China
BUMN ADHI Digembok, Peringkat Turun Buntut Gagal Bayar Bunga Obligasi





