Manfaatkan Sisa Batu Kapur, Emdeki Utama (MDKI) Berencana Produksi Mortar
:
0
EmitenNews.com — PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) menyampaikan bahwa perseroan berencana melakukan penambahan kegiatan usaha. Namun demikian, rencana penambahan kegiatan usaha ini tidak untuk menggantikan kegiatan usaha utama Perseroan.
Perseroan merupakan sebuah Perseroan Terbatas berstatus Perusahaan Terbuka (Public Company) yang didirikan di Indonesia sejak tahun 1981. Kegiatan usaha utama Perseroan meliputi bidang manufacturing untuk produksi Kalsium Karbida dan Ferro Silica (KBLI 20114 - Industri Kimia Dasar Anorganik Lainnya dan KBLI 24202 - Industri Pembuatan Logam Dasar Bukan Besi) yang berdomisili di Jl. Raya Krikilan Nomor 294, Kecamatan Driyorejo, Desa Krikilan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Salah satu bahan baku utama produksi Kalsium Karbida adalah batu kapur. Dari penggunaan batu kapur sebagai bahan baku utama tersebut, banyak sisa dari kapur yang tidak terpakai. Selama ini, sisa bahan baku batu kapur yang tidak terpakai tersebut sebagian dijual dan sebagian yang sudah rusak dibuang. Perseroan berencana untuk memanfaatkan sisa bahan baku tersebut dapat dipakai untuk menjadi bahan baku produk lain.
Team Research & Development Perseroan memutuskan untuk melakukan uji kelayakan atas produk mortar, yang sebagian bahan baku produksinya menggunakan sisa bahan baku kapur yang tidak terpakai dan Perseroan siap untuk memproduksi mortar. Kegiatan produksi akan dilaksanakan di tempat kedudukan Perseroan saat ini, Gresik - Jawa Timur.
"Mortar dipilih karena Industri Mortar semakin berkembang dan diminati pasar karena keunggulannya dibandingkan semen konvensional. Beberapa keunggulan produk mortar diantaranya bersifat instan atau siap pakai, penggunaannya tidak perlu lagi ditambahkan material lain, serta cukup diaduk dengan air dan langsung diaplikasikan. Oleh karena itu, dengan diproduksinya Mortar oleh Perseroan akan membantu meningkatkan utilitas pabrik,"tulis Manajemen MDKI.
Related News
BBCA Mulai Eksekusi Buyback Saham, Segini Nilai Maksimumnya
Bukti GoPay Telah Jadi Mesin Pertumbuhan dan Laba GoTo, Cek Ya
Penjualan Q1-2026 HMSP Terpangkas Laba Malah Naik, Ini Pemicunya
Dividen Final Bank Mandiri (BMRI) Rp377 per Saham, Yield 8,4 Persen
Laba ASGR Melejit 47,4 Persen di Q1-2026, Segmen Ini Jadi Penopangnya
Laba WINS Melonjak 194 Persen di Q1 2026, Ditopang Kapal High-Tier





