EmitenNews.com - Manajemen PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL), emiten perhotelan yang tengah menghadapi potensi delisting, menegaskan komitmen Perseroan untuk memenuhi seluruh kewajiban sebagai perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menyatakan terus menunjukkan iktikad baik melalui berbagai langkah perbaikan yang tengah dan telah dijalankan.

Direktur Utama HOTL, Tubagus Yudi Yuniardi, menyampaikan penjelasan resmi kepada BEI terkait kondisi Perseroan serta upaya pemenuhan kewajiban pelaporan. Penjelasan tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi yang dirilis pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Dalam keterbukaan tersebut, manajemen mengungkapkan bahwa Perseroan telah dan sedang secara aktif melakukan sejumlah langkah perbaikan, termasuk pemenuhan kewajiban penyampaian Laporan Tahunan tahun 2024. Namun demikian, HOTL masih menghadapi kendala dalam penyelesaian Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024.

Kendala tersebut disebabkan belum diterbitkannya Surat Tanda Terdaftar (STTD) Kantor Akuntan Publik (KAP) Jonnardi, Jamaludin, Sukimto & Rekan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang hingga saat ini masih dalam proses penyelesaian. Perseroan menyatakan hal tersebut berada di luar kendali langsung manajemen, sebagaimana dijelaskan dalam surat keterangan dari auditor.

Meski demikian, HOTL menegaskan komitmennya untuk senantiasa mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Perseroan memastikan Laporan Tahunan tahun 2024 akan segera disampaikan kepada BEI setelah proses penerbitan STTD KAP dimaksud rampung.

Melalui penjelasan tersebut, Perseroan berharap BEI dapat mempertimbangkan kondisi yang dihadapi sekaligus menilai iktikad baik manajemen dalam memenuhi seluruh kewajiban sebagai perusahaan tercatat, di tengah upaya pemulihan kepatuhan dan perbaikan tata kelola.